2017-09-26

Pendidikan

Dalam upaya memperkenalkan keanekaragaman Indonesia, sejarah bangsa dan konsep “nationhood” kepada putra-putri diaspora Indonesia di Manila, IDN-Manila menyelenggarakan acara “Mengenal Indonesia” yang terdiri dari tiga sessi pada bulan April 2016. Setiap sessi diselenggarakan pada hari Sabtu selama 90 menit dari jam 10 hingga 11:30 pagi.

 

Ada 18 putra-putri diaspora yang terdaftar dalam acara ini dengan usia berkisar dari 9 tahun hingga 18 tahun. Sebagian besar peserta berasal dari keluarga campur ataupun mereka yang belum pernah menetap di Indonesia. Oleh karenanya ini merupakan kesempatan pertama kali bagi mereka untuk mempelajari secara lebih terstruktur tentang bangsa dan negaranya. Bahasa pengantar acara ini adalah Bahasa Inggris agar memudahkan pemahaman materi. Setiap sesi dimulai dengan ice-breaker oleh Bapak Redy Stevanus (Bendahara IDN-Manila).

 

Sesi pertama acara “Mengenal Indonesia” digelar pada 9 April 2016 dan membahas mengenai keanekaragaman bangsa dan budaya. Sesi ini disampaikan oleh Ibu Mariana Octavia (Wakil Ketua IDN-Manila) dan Ibu Viga (staf KBRI-Manila). Di dalam sesi ini, diperkenalkan tentang berbagai kekayaan budaya bangsa dan keanekaragaman yang ada di Indonesia. Di dalam sesi ini adat istiadat maupun kekayaan kuliner di Indonesia juga diperkenalkan. Bahkan ada juga peragaan salah satu alat kesenian Indonesia.

 

Sesi kedua acara Mengenal Indonesia diselenggarakan pada tanggal 16 April 2016. Sesi ini disampaikan oleh Bapak Ari Perdana (staf ADB). Fokus sesi ini adalah pada sejarah bangsa, Mulai dari kerajaan terdahulu, masa penjajahan maupun sejarah perjuangan kemerdekaan. Di dalam sesi ini, para peserta diberitahukan bahwa bangsa Indonesia adalah satu dari segelintir bangsa di dunia yang merebut kemerdekaannya dengan jalan perjuangan senjata dan diplomasi. Oleh karena itu kemerdekaan yang dinikmati oleh bangsa Indonesia tidak boleh disia-siakan karena direbut dengan darah dan jiwa para pendahulu bangsa.

 

Sesi terakhir diselenggarakan pada tanggal 23 April 2016 dengan topic: “Nationhood-What Makes Indonesia Great.” Sesi ini disampaikan oleh Bapak Said Zaidansyah (Ketua IDN-Manila). Di dalam sesi ini, para peserta diberitahukan tentang konsep kebangsaan maupun berbagai atribut kebangsaan yang melekat pada bangsa Indonesia seperti UUD’45, Pancasila, lagu kebangsaan Indonesia Raya serta tata pemerintahan Indonesia. Di dalam sesi ini, para peserta juga belajar tentang keunikan dari masing-masing Presiden Indonesia. 

2018-03-29

Bedah Buku: Menembus Batas Kisah 15 Diaspora Indonesia di Lembaga Keuangan Internasional

2017-09-26

Pendidikan

Dalam upaya memperkenalkan keanekaragaman Indonesia, sejarah bangsa dan konsep “nationhood” kepada putra-putri diaspora Indonesia di Manila, IDN-Manila menyelenggarakan acara “Mengenal Indonesia”…

2017-01-12

"Journal Clinic & The Art of Publishing Academic Papers" with Ayleen Wisudha

Indonesian Diaspora Network (IDN) Global dan Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) melaksanakan kolaborasi kegiatan sesi diskusi “Journal Clinic & The Art of Publising Academy” pada Jumat (12/1) di Bengkel…

Deklarasi Diaspora Indonesia

Kami diaspora Indonesia.

 

Kami tersebar di lima benua, terdiri dari warganegara Indonesia dan warga bangsa-bangsa dunia yang berketurunan Indonesia. Kami merupakan komunitas-komunitas yang besar dan beragam dan terikat oleh tali hubungan dan rasa kecintaan terhadap Indonesia. Kami terdiri dari para profesional, buruh, perawat, awak kapal, insinyur, arsitek, guru, mahasiswa, politikus dan aktivitis, artis, wiraswasta, inovator, atlit, pemuka agama, pemuda, ibu rumah tangga dan banyak lagi.

 

Kami berkumpul di Los Angeles untuk menumbuhkan dan mengembangkan persaudaraan dengan diaspora Indonesia di seluruh dunia, dan untuk menghubungkan sesama diaspora guna memperbaharui dan memperkuat keterikatan dengan Indonesia. Dengan ini kami menyatakan: Kami bertekad untuk membangun sebuah komunitas global diaspora Indonesia. Untuk tujuan ini, kami membentuk Indonesian Diaspora Network. Kami bertekad untuk bersinergi dengan Indonesia. Menjawab himbauan pemerintah kepada Kongres, dan diperkuat oleh kehadiran anggota parlemen, pemimpin masyarakat madani dan wiraswasta Indonesia, kami siap dan berkomitmen untuk mengembangkan kemitraan dan kerjasama yang dinamis untuk kesejahteraan bersama dengan Indonesia. Kami berbesar hati dengan kemajuan demokrasi, ekonomi, posisi internasional Indonesia dan budaya Indonesia yang semakin men-dunia, dan kami percaya bahwa Indonesia akan mengatasi tantangan yang masih ada, seperti memajukan kesejahteraan umum, meningkatkan good governance, dan menegakkan hukum.

 

Kami menaruh harapan tinggi pada masa depan cerah Indonesia yang penuh potensi, dan kami terus percaya pada nilai-nilai Indonesia terbaik : toleransi dan harmoni, bhineka tunggal ika, pluralisme, dan tradisi yang menghormati lingkungan. Kami berpandangan bahwa warisan nilai-nilai yang penuh kearifan ini perlu selalu dilestarikan karena tanpa ini Indonesia akan kehilangan makna. Kami akan berupaya keras untuk bersama-sama melestarikan nilai-nilai tersebut. Kami meyakini bahwa abad ke-21 akan menjadi abad terbaik untuk Indonesia. Untuk memenuhi harapan ini, Indonesia harus percaya diri, adaftif, terbuka pada ide-ide baru, meritokratis, dan secara cerdas mengelola kekayaan sumber daya alam, sumber daya manusia dan warisan budayanya. Diaspora Indonesia akan menjadi penghubung (HUB) untuk gagasan, solusi, sumber-daya dan jaringan guna membangun kesejahteraan bersama, dan kami akan menjadi suatu kekuatan untuk perdamaian dan kemajuan. Kami akan mempromosikan budaya Indonesia. Kami akan menyebarluaskan visi ini dan bekerjasama dengan komunitas diaspora Indonesia lainnya, dan akan berupaya untuk terus tumbuh bersama dan membantu satu sama lain. Ini merupakan babak baru bagi Indonesia, dan diaspora Indonesia. Kami mengundang semua diaspora Indonesia untuk maju bersama kami.

 

 

Los Angeles, 8 Juli 2012