KMILN : Antara Konsep, Implementasi dan Harapan

Your web browser doesn't have a PDF plugin.Instead you canclick here to download the PDF file.

Pada tanggal 18 Agustus 2017, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (KemLu) menerbitkan Peraturan Menteri nomor 7 tahun 2017 tentang Penerbitan dan Pencabutan Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN), sesuai amanat Peraturan Presiden nomor 76 tahun 2017 yang diterbitkan pada tanggal 3 Agustus 2017, tentang Fasilitas Bagi Masyarakat Indonesia di Luar Negeri.

Selang 2 tahun, baru 700 orang saja yang telah memperoleh KMILN, dan pada bulan Juni 2020 hanya naik menjadi 1032 orang. Jumlah ini luar biasa sedikit (0,02%) jika dibandingkan dengan 4.6 juta Diaspora Indonesia yang WNI yang tersebar di seluruh dunia, apa lagi terhadap sekitar 8 juta Diaspora Indonesia yang mencakup baik Diaspora yang WNI maupun yang WNA.

Untuk mencari tahu penyebab rendahnya minat Diaspora tersebut, Pengurus IDN-G meminta Working Group Imigrasi dan Kewarganegaraan IDN-G 2019-2021 (WG WGIK IDN-G, selanjutnya WGIK) untuk melakukan analisa yang hasilnya tertuang di dalam report ini.

Selamat membaca, semoga bermanfaat!

berita terkait

Newsletter IDN Global Edisi Maret 2021
31 Maret 2021

Halo rekan2 Diaspora Indonesia di seluruh dunia,

Kabar baik yang me..

Baca Selengkapnya
Dapur Indonesia Untuk Dunia
19 September 2020

Di era globalisasi ini, diplomasi kuliner turut berperan penting dalam memper..

Baca Selengkapnya
Diaspora Pulang Kampung : Aset Brain Gain Untuk Negara
29 Augustus 2020

Kisah diaspora Indonesia yang mengabdi ke tanah air tentunya memiliki keunika..

Baca Selengkapnya